Dapatkah Kanker Payudara di sembuhkan?

Kanker Payudara Stadium Awal bisa disembuhkan

source:globocan

Kanker payudara saat ini menjadi penyebab utama dari mortalitas/nilai kematian pada kaum wanita. Memang menakutkan, namun jika ciri-ciri kanker payudara stadium awal bisa dideteksi, ternyata penyakit ini dapat disembuhkan. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk mendeteksi ciri awal kanker payudara sedini mungkin.

Berikut penjelasan mengenai perkembangan kanker payudara berdasarkan stadium serta tanda dan ciri-ciri kanker payudara sebagaimana di bawah ini.

Perkembangan kanker payudara stadium satu hingga lanjut

Apabila dilihat dari perkembangan sel kankernya, kanker payudara dapat dibagi menjadi beberapa tahapan yaitu:

Kanker payudara stadium nol : Saat tahap ini terjadi, sel kanker sudah ada dan berkembang. Namun perkembangannya masih hanya di saluran payudara saja. Belum menyebar sama sekali.

Kanker payudara stadium satu : Kanker payudara stadium satu cirinya sel kanker sudah mulai berkembang dan membesar pada bagian payudara yang menjadi tempat tumbuhnya. Namun, sel kankernya belum menyebar dan ukurannya kurang dari 5 cm.

Kanker payudara stadium dua : Pada tahapan ini, sel kanker berkembang dan tumbuh dengan beberapa cara. Pada kanker payudara stadium IIA, ukuran massa kanker kurang dari 2 cm tapi telah menyebar hingga ke kelenjar limfa yang ada di ketiak. Sementara pada kanker payudara stadium IIB, massa kanker telah lebih dari 5 cm namun sel kanker belum menyebar ke kelenjar yang ada di bawah ketiak.

Ciri-ciri kanker payudara paling umum adalah munculnya benjolan di payudara. Sayangnya, tak hanya kanker yang menjadi satu-satunya kelainan pada payudara yang dapat dideteksi dengan ada tidaknya benjolan. Ini karena benjolan di payudara dapat dipicu oleh perubahan hormonal pada wanita hingga rusaknya jaringan lemak.

Lalu, apa ciri-ciri benjolan kanker payudara? Umumnya, ciri-ciri benjolan kanker payudara akan terlihat memiliki tekstur yang keras dengan batas yang tidak jelas dan permukaannya yang tidak rata. Benjolan juga terus menetap 8 hingga 10 hari usai menstruasi. Bila benjolan dekat dengan puting susu, akan terlihat bahwa puting susu tertarik ke dalam dan agak susah digerakkan (lengket).

Selain munculnya benjolan, tanda dan ciri kanker payudara stadium awal yang dapat Anda kenali antara lain Perubahan ukuran, bentuk, atau tampilan dari payudara. Perubahan bentuk pada puting payudara. Rasa sakit pada payudara yang tak kunjung hilang, bahkan ketika Anda sudah masuk ke masa haid bulan berikutnya. Meski begitu, beberapa wanita juga ada yang tidak mengalami rasa sakit atau nyeri di payudaranya. Puting mengeluarkan cairan bening, berwarna cokelat, atau kuning. Puting tiba-tiba memerah dan bengkak tanpa diketahui penyebabnya. Bengkak di sekitar ketiak yang disebabkan karena pembesaran kelenjar getah bening di daerah tersebut.Pembuluh vena terlihat pada payudara, akibatnya urat-urat di bagian payudara terlihat dengan jelas.

Kedua gen ini ditemukan pada kurang lebih 10 persen populasi pasien dengan kanker payudara. Jika seseorang sudah memasuki tahap stadium 3, sel kankernya telah menyebar. Ciri lainnya pertumbuhan sel kanker sudah sampai ke permukaan kulit dan kelenjar getah bening yang ada di dalam payudara.

Bila mencapai stadium empat perkembangannya semakin cepat dan kian melebar ke bagian organ lain.

Pada stadium lanjut mulai tampak adanya kelainan pada kulit payudara (seperti kulit jeruk atau kulit menjadi kemerahan), terkadang kulit juga jadi mencekung seperti lesung pipi karena tertarik oleh benjolan.


Pesan segera Kantas untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Kantas terbukti secara terapis membantu konsumen dalam mengatasi kanker. Setiap konsumen Kanker akan diundang dalam grup testimoni dimana dapat saling bertukar pengalaman dalam menghadapi penyakit ini..

Apabila Anda mengalami atau mencurigai salah satu gejala dan ciri-ciri kanker payudara stadium awal seperti yang telah disebutkan di atas, sebaiknya segera beriktiar untuk mengobati sebelum bertambah parah.bila masih muda dan kuat maka peluang Anda untuk sembuh dari penyakit ini juga semakin besar.

Apakah penyebab kanker Payudara?

Kanker payudara terjadi saat suatu kondisi ketika sel tertentu bertumbuh abnormal dan tidak dapat dikontrol. Dengan belalunya waktu, sel kanker ini akan menyerang jaringan payudara sehat terdekat dan akhirnya menyebar ke seluruh tubuh.

Peneliti telah berhasil menemukan beberapa gen yang jika terjadi mutasi akan berpotensi terhadap perkembangan kanker payudara. Gen mutasi ini masing-masing adalah gen kanker 1 (BRCA1) dan gen kanker 2 (BRCA2).

Para peneliti juga sepakat bahwa riwayat medis atau gaya hidup seseorang dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebab kanker payudara adalah:

  • Jenis kelamin

Wanita 100 kali lebih sering didiagnosis kanker payudara dibanding pria. Ini karena pengaruh hormon seks wanita, khususnya estrogen dan progestron. Pada beberapa kasus kanker payudara, kedua hormon ini bertindak sebagai pemicu pertumbuhan dan pembelahan sel. Risko kanker ini umumnya akan meningkat akibat sel-sel payudara yang kerap terkena paparan kedua hormon ini selama siklus menstruasi. Selain itu, wanita yang mengalami menstruasi dini (sebelum 12 tahun), menopause setelah 55 tahun, serta memiliki payudara besar juga berisiko tinggi terhadap penyakit kanker payudara.

  • Usia

Lebih dari dua pertiga kasus kanker payudara ditemukan pada wanita berusia 55 tahun dan lebih. Seperdelapan populasi wanita lainnya ditemukan memiliki kanker payudara di usia kurang dari 45 tahun.

  • Riwayat medis keluarga

Wanita berisiko lebih tingi terkena kanker payudara jika mereka memiliki hubungan darah langsung dengan orang yang terdiagnosis kanker payudara, misalnya ibu, kakak, atau anak.

  • Genetik

Menurut Memorial Sloan Kettering Cancer Center, mutasi genetik BRCA1 dan BRCA, sejauh ini adalah penyebab kanker payudara turunan yang paling umum.

Mutasi BRCA1 umumnya hanya akan memengaruhi risiko kanker payudara pada wanita, tapi mutasi BRCA2 memiliki andil sebagai faktor risiko kanker payudara baik pada wanita maupun pria. Gen lainnya yang memiliki peran dalam kanker payudara turunan adalah ATM, p53, CHEK2, PTEN, dan CDH1.

  • Etnis tertentu

Wanita berkebangsaan Eropa dinilai lebih rentan dengan kanker payudara. Meski begitu, wanita Afrika-Amerika memiliki peluang kelangsungan hidup yang sangat kecil untuk bertahan dari penyakit ini. Kanker payudara juga menjadi penyebab kematian utama pada wanita Hispanik.

Di Indonesia, kanker payudara menduduki peringkat pertama penyebab kematian pada wanita, mengalahkan sejumlah jenis kanker lainnya.

  • Faktor gaya hidup

Kebiasaan gaya hidup secara tidak langsung dapat menjadi penyebab kanker payudara.
Menurut American Cancer Society, gaya hidup yang dapat meningkatkan risiko kanker payudara termasuk:

Obesitas atau kelebihan berat badan, Konsumsi alkohol yang berlebihan, Memiliki anak pertama setelah berusia 35 tahun, Mengonsumsi pil KB, Menggunakan terapi pengganti hormon, Merokok.

Pesan segera Kantas untuk menghambat pertumbuhan sel kanker. Kantas terbukti secara terapis membantu konsumen dalam mengatasi kanker. Setiap konsumen Kanker akan diundang dalam grup testimoni dimana dapat saling bertukar pengalaman dalam menghadapi penyakit ini..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *